Tampilkan postingan dengan label Komunikasi Data. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komunikasi Data. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Oktober 2014

Struktur Sistem Operasi Pada Router dan Switch


Struktur Sistem Operasi Pada Router dan Switch




Sebelum kita melakukan routing di Cisco ada baiknya kita mengetahui beberapa mode yang ada di dalam Sistem Operasi router, sehingga kita mengetahui apa yang akan kita lakukan pada mode-mode tersebut.


User Mode, mode ini berlangsung pada saat pertama kali melakukan console pada router dan di tandai dengan promt ">" (tanpa tanda kutip)


Privilage Mode, untuk masuk ke mode Privilage ketikan "enable"




Global Configure Mode, untuk masuk ke mode ini ketikan "Configure Terminal"





Selasa, 21 Oktober 2014

Pengertian Domain dan Cara Kerja Domain


Pengertian Domain dan Cara Kerja DNS


Domain system adalah sebuah sistem berbentuk database terdistribusi yang akan memetakan atau mengkonversikan nama host/mesin/domain ke alamat IP (Internet Protocol) dan sebaliknya. sebagai contoh apabila kita mengetikan google.com, maka secara tidak langsung kita akann mengunjungi alamat IP http:74.125.200.1137

awalnya, system penamaan alamat IP menggunakan sistem hosr table. didalam sistem ini, setiap komputer memiliki file host.txt yang bersisi daftar alamat IP dan nama host yang terhubung ke internet. karena internet semakin berkembang, sistem host table tidak afektif mengatasi permasalahan tersebut.

akhirnya pada tahun 1984 Mockapetris mengusulkam sistem database terdistribusi dengan nama Domain Name System (DNS) yang dideskripsikan dalam RFC 882 dan 883. sistem ini digunakan sampai sekarang pada jaringan khususnya warnet.

Struktur database DNS berbentuk hirarki atau pohon yang memiliki beberapa cabang. cabang-cabang ini mewakili domain, dan dapat berupa host, subdomain ataupun top level domain.

Domain teratas adalah root. domain ini diwakili oleh titik. selanjutnya, domain yang terletak tepat dibawah root disebut top level domain. beberapa contoh top level domain antara lain com, edu, gov, dan lain-lain. turunan dari top domain ini disebut subdomain. domian yang terletak setelah top level domain adalah second level domain, dan domain yang berada dibawah secong level domain disebut third level domain, dan begitu seterusnya.

Mesin DNS, bisa menggunakan server OS Windows server yang dijadikan mesin DNS atau sebuah Server dengan OS Linux dengan menjalankan daemon seperti BIND/DJBDNS yang sering digunkan, hampir 75% implementasi DNS menggunakan BIND

Ada tiga belas (13), root server utama,  yang disebar ke seluruh dunia dan di bagi - bagi untuk melayani area negara tertentu. Generic Top Level Domain (GTLD) tertentu atau blok IP address tertentu. antara satu server ini dengan yang lain saling memperbarui datanya masing-masing.

Cara Kerja Mesin DNS, 

  1. Pada kmputer Client, sebuah program aplikasi misalnya http, meminta pemetaan IP address. sebuah program aplikasi pada host yang mengakses domain system disebut sebagai resolver, resolver menghubungi DNS server, yang bisa disebut nama server
  2. Nama server meng-cek ke local database, jika ditemukan, nama server mengembalikan IP address ke resolver jika tidak ditemukan akan meneruskan query tersebut ke name server root server
  3. Terakhir, barulah si client bisa langsung menghubungi sebuah website atau server yang diminta dengan menggunakan IP address yang diberikan oleh DNS server


Protokol dan Komunikasi Jaringan


Protokol dan Komunikasi Jaringan


Komunikasi adalah pesan atau data antara sumber pesan dan tujuan melalui medium perantara.


Berikut elemen komunikasi data:

  1. ·        Sumber (end devices)
  2. ·        Pesan, bisa suara, video, gambar, teks dll
  3. ·        Medium, seperti tembaga, serat kaca, udara
  4. ·        Tujuan


Untuk membedakan masing-masing seperti peralatan, sumber, dan tujuan harus dilengakapi dengan alamat IP.

Komunikais data diatur oleh protokol yang diimplementasikan dalam bentuk software (OS dan Software Aplikasi). Protokol dibuat dalam bentuk tumpukan (protokol stack) yang bersifat hirarki. Terdapat 2 model protokol yaitu:

·        TCP/IP (Transmission Control Protocol)
1.    Aplikasi Layer
2.    Transport Layer
3.    Internet Layer
4.    Network Acces Layer (data physical)




·        OSI (Open System Interconection)
1.    Aplikasi Layer
2.    Percentation Layer
3.    Sesion Layer
4.    Transport Layer
5.    Network Layer
6.    Data Link
7.    Physical layer





Fungsi protokol sebagai berikut:

·        Meng-ecoding pesan
·   Memformat pesan dan enkapsulasi, menambahkan informasi pada setiap lapisan terhadap data yang akan dikirim dalam bentuk penambahan header
·        Mengatur ukuran pesan
·        Timing/waktu pengiriman pesan
·  Protokol diimpementasikan dengan menggunakan software baik disisi pengirim maupun disisi penerima. Pada sisi pengirim terjadi proses de-enkapsulasi untuk mempersiapkan data yang akan dikirim. Untuk memeriksa data yang akan diterima sehingga bisa dibaca oleh user yang ada pada sisi penerima




sistem operasi jaringan komunikasi data


Sistem Operasi Jaringan Komunikasi Data



·        Karnel, yaitu kode kode yang digunakan untuk berinteraksi dengan hardware yang ada pada sebuah komputer

·        Shell, yaitu tempat user menggunakan kode-kode yang ada pada karnel. Biasanya dengna cara mengetikan kode-kode yang dimaksud melalui Command Interface Line (CLI) dan Graphical User Interface (GUI)


IOS pada SISCO digunakan untuk router dan Switch. masing – masing IOS memiliki versi. IOS untuk router terdiri dari beberapa jenis yaitu:
  1.      Untuk data
  2.      Untuk Voice (menggunakan IP Phone)
  3.     Untuk router wirales (GUI)



Letak IOS pada router sebagai berikut:
  1. Terletak pada sebuah Flah memory dengan ukuran hanya beberapa Mb. Exp: 64 Mb
  2. Sebuah flash memory bisa diisi dengan beberapa IOS yang berbeda
  3.  Disaat router melakukan proses bootstrap, flash memory akan mengcopy-kan IOS ke RAM.



Bagian – bagian router:
  1.  Flash memory
  2. RAM, berisi file yang sedang running pada router yang disebut running configuration file, yang bersifat volatile (sementara)
  3.  NVRAM, sebagai peyimpan running config file ke dalam starup config file, yang bersifat permanen.



Fungsi – fungsi IOS yaitu:
  1.  Menyediakan fungsi keamanan pada router
  2. Fasilitas pemberian alamat IP pada Interface, baik fisik, ataupun firtual
  3. Melakukan routing

Senin, 20 Oktober 2014

Rangkuman Komunikasi Data


Rangkuman Komunikasi Data



1.    LAN

a.    Topologi jaringan RING, STAR, MESH, TREE, BUS
b.    Berada pada wilayah yang tidak stabil, rumah, warnet
c.    Dikelola seorang adminstrator jaringan
d.    Mempunyai sebuah alamat network
e.    Dibedakan oleh alamat IP
f.      Bandwitch tergantung banyak pengguna

2.    WAN
a.    Menghubungkan ISP dengan cliennya
b.    Menghubungkan LAN tanpa batas dan waktu


3.    Karnel, kode-kode yang digunakan untuk berinteraksi dengan hardware
4.    Shell, tempat untuk menggunakan kode-kode yang ada pada karnel
5.    Letak IOS pada router
a.    Flash memory berukuran MB
b.    Sebuah flash memory berisi dengan beberapa IOS yang berbeda
c.    Saat router melakukan proses bootstrap, flash memory akan mengcopy IOS ke RAM
6.    Bagian router
a.    Flash memory
b.    RAM, berisikan file yang sedang running pada router yang disebut running configuration file. Bersifat sementara
c.    NVRAM, menyimpan running config file ke startup config file. Bersifat permanen
7.    Fungdi IOS
a.    Menyediakan fungsi keamanan pada router
b.    Routing
c.    Memberikan alamat IP
8.    Hirarki IOS
a.    User exes mode
b.    Privilage exes mode
c.    Global configuration mode
9.    TCP/IP
a.    Aplication, software broswer
b.    Transport, mendefinisikan bagaimana data yang akan diproses oleh lapisan aplikasi dikirim melalui jaringan
c.    Internetwork, segmen data yang sudah diberi header transport diberi header IP
d.    Network interface, paket akan dibubuhi alamat perangkat keras dari antarmuka jaringan yang kita kenal sebagai MAC
10.  OSI
a.    Aplication, software broswer
b.    Presentation, format data agar dapat dikenali dan perintah dapat dijalankan
c.    Seasion, koneksi jaringan atau memutus jaringan
d.    Transport, mengatur host dalam menerima dan mengirim data
e.    Network, logical addressing, menentukan dalam penentuan alamat IP
f.      Data link, paket-paket yang ditransmisikan ke media
g.    Phisical, lapisan yang berhubungan dengan perangkat keras
11.  Fungsi protokol
a.    Meng-encoding pesan
b.    Menformat pesan dan enkapulasi
c.    Ukuran pesan
d.    Waktu pengiriman pesan
12.  Kegunaan alamat IP
a.    Pembeda host
b.    Pemetaan atau routing
c.    Pembeda jaringan
13.  Fungsi router, digunakan untuk membagi jaringan. Dimana setiap interface pada router mewakili satu buah jaringan
14.  Isi routing tabel
a.      Direck connected, network yang terhubung langsung ke router
b.      Remote network,


15.  Ipv4
a.      Kelas A
Alamat IP private, 10.0.0.0 – 10.255.255.255
b.      Kelas B
Alamat IP private, 172.(16-31).(0-255).(0-255).(0-255)
C.    Kelas C
       Alamat IP private, 192.168.(0-255).(0-255)
16.  Struktur alamat IP
a.      Alamat network, membedakan network pada sebuah topologi jaringan
(net ID/1) kiri-kanan
b.      Alamat Host, membedakan host pada sebuah topologi jaringan
c.      Alamat broadcast, mengirimkan pesan oleh satu host (1PC) kesemua PC pada jaringan yang sama
17.  Statistic route
a.      Menambahkan secara manual oleh seorang admin
a.    Nexthop,
b.    Exit interface,
18.  Dynamic route
a.      Memberdayakan protokol routing untuk menginformasikan jalur-jalur pada sebuah route ke router neihgboard
19.  Konfigurasi dasar route
Ø No
Ø Enable
Ø Configuration terminal
Ø Hostname R1
Ø Interface f 0/0
Ø IP address 172.16.1.1          255.255.255.128
Ø No sh
Ø Do wr
Ø Desc terhubung ke LAN 2


Note     :Untuk serial di tambahkan “clock rate 6400” setelah IP address

Topologi Jaringan



Topologi Jaringan



              Topologi jaringan adalah gambaran dari bentuk jaringan yang akan dibangun. Tujuannya sebagai acuan disaat mengembangkan atau membangun sebuah jaringan dan menjadi prosedur. Didalam topologi jaringan ada dua jenis yaitu:


a.    Topologi fisik, yaitu topologi yang menggambarkan penempatan peralatan, pengkabelan. Topologi fisik diantaranya yaitu:

a.  Topologi Bus





b.  Topologi Star





c.   Topologi Ring




d.  Topologi Tree







b.    Topologi jaringan logik, yaitu topologi jaringan yang menggambarkan pendistribusian alamat IP. Topologi logik diantaranya yaitu:

a.    Topologi Bus





b.    Topologi Ring




Kategori Jaringan Berdasarkan Fungsi



Kategori Jaringan Berdasarkan Fungsi




n  Client-Server, yaitu adanya satu client atau lebih ke satu server. Contohnya disaat kita mengakses website facebook.
Kelebihannya adalah:
a.    Lebih baik dalam security atau keamanan
b.    Mudah dalam management disaat jaringan besar dan banyak yang mengakses
c.    Semua data dapat dibackup dalam satu lokasi

Kekurangannya adalah:
a.    Memerlukan client-server
b.    Memerlukan mesin hardware yang baik dan mumpuni
c.    Memerlukan admin yang bersklill
d.    Jika terjadi down maka berakibat pada semua jaringan








n  Peer to peer (workgroup), yaitu adanya satu client ke satu server. Contohnya yaitu pengiriman data menggunakan bluetooth antar smartphone.
Kelebihannya adalah:
a.    Biaya murah karena tidak memerlukan server
b.    Tidak teralu membutuhkan perlatan khusus
c.    Tidak memerlukan admin khusus

Kekurangannya adalah:
a.    Kurang secure/keamanan
b.    Implikasi pada performa disaat sharing semua user



Kategori jaringan MAN LAN WAN




Kategori Jaringan 


n  Jaringan lokal (LAN), jaringan komputer yang berhubungan dalam satu lokasi (misalkan dalam suatu gedung) dan muncul pertama kali pada tahun 1984. Kegunaan jaringan LAN anatara lain sebagai shared data, shared software, pengguna hardware yang lebih efektif, email, komunikasi data dengan kecepatan tinggi, sharing printer.







n  Metropolitan Area Network (MAN), adalah suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi yang menghubungkan antara kampus, perkantoran, pemerintahan. Jaringan MAN merupakan gabungan dari beberapa LAN. Jarak jangkauan MAN ini berkisar antara 10 sampai 50 km.








n  Wide Area Network (WAN), jaringan WAN digunakan untuk menghubungkan beberapa LAN yang terpisah oleh jarak yang jauh yang mencakup area yang luas sebagai contoh jaringan WAN yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota bahkan menghubungkan negara. WAN juga dapat didefinisikan sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi pulbik. Contoh dari jaringan WAN adalah internet.






n  Personel Area Network (PAN), jaringan ini menghubungkan perangkan seperti handphone, PDA, keyboard mouse, headset wirales, kamera dan perlatan lain yang jaraknya cukup dekat kurang lebih sejauh 6 meter.